Bapak sopir taksi ini menolak di tilang karena merasa tidak parkir

parkir dan berhenti

OrongOrong.com

Hello sobat semua, dimanapun anda berada. Jakarta memang kota yang semrawut dengan kendaraan, setiap hari kemacetan sudah menjadi hal yang biasa. Banyak orang yang tidak taat aturan dan juga parkir sembarangan, nah pernah ada acara di net yakni 86 ada kejadian seorang sopir taksi menolak di tilang karena merasa tidak parkir di tempat larangan parkir. Bagaimanakah kronologinya? ini dia.

Awalnya ada sebuah taksi berhenti di depan pusat perbelanjaan dimana disitu ada rambu larangan parkir, namun taksi itu berhenti mungkin sembari menunggu penumpang ( alias ngetem ). Kemudian datanglah seorang polisi menanyakan surat-surat dan di beritahu kesalahan dari sopir taksi itu yakni parkir di tempat yang dilarang, namun sang sopir taksi itu merasa tidak bersalah dengan dalihnya sendiri yakni tidak parkir. Sang sopir taksi berhenti saja bukan bermaksud untuk parkir karena menurut dia yang namanya parkir itu ya mobil di matikan dan di tinggal di tempat itu, padahal mobil yang di bawanya masih dalam keadaan menyala.

parkir dan berhenti 1

Namun polisi berdalih yang namanya parkir tidak harus mesin di matikan dan juga orangnya keluar, karena sama saja mengganggu lalu lintas lain yang sedang melaju. Dan tetap saja meskipun sang sopir membawa perlengkapan surat-suratnya tetap saja di tilang, inilah serba serbi jalanan padat yang membutuhkan peraturan yang tegas.

Nah yang jadi pertanyaan apakah berhenti dan parkir itu sama saja? entahlah namun kalau memang mengganggu arus ya harus tetap di tindak. Ingat gan jangan asal berhenti atau parkir sembarangan, karena kalau kita egois maka bisa mengganggu orang lain juga. keep safety riding, ingat keluarga di rumah menunggu.

nich videonya ; di sini

1 Trackback / Pingback

  1. we buy auto loans

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*