Menuntun motor sendiri saat berangkat kerja malah di tangkap Buser

aiman di kira pencuri

OrongOrong.com

Hello sobat semua, dimanapun anda berada. Ada kabar dari jambi nich dimana ada seorang pemuda yang sedang menuntun motornya sendiri karena mogok kehabisan bensin harus berurusan dengan polisi ( BUSER ) dan harus masuk sel terlebih dahulu. Kronologisnya adalah Aiman Kasir ( 18 tahun ) berangkat kerja pada jam 03:00 pagi entah kerja apa dan dimana kehabisan bensin di jalan alhasil ya terpaksa motornya di dorong karena mogok. Datanglah 3 orang buser menanyakan anak itu siapa dan mau ditangkap, karena di kira pencuri motor yang biasa kerap beroperasi di daerah itu.

Karena anak ini merasa tidak bersalah maka si Aiman ini menanyakan KTA kepada ke 3 buser tersebut dan tidak memperlihatkanya malah langsung menangkap aiman. Aiman berontak dan melawan ke 3 polisi ini karena takut kalau ke 3 orang itu adalah begal, kenapa dia berani? karena dia ikut perguruan pencak silat.

“Saya tidak percaya begitu saja kalau mereka polisi. Lalu saya minta agar mereka menunjukkan kartu anggota (KTA). Tapi bukannya memperlihatkan kartu anggota, saya malah ditodong menggunakan senjata api,” jelas Aiman kepada wartawan.

“Tidak memperlihatkan kartu anggota, malah menodong saya menggunakan senjata api. Jangan-jangan mereka ini begal yang ingin merampas sepeda motor. Ya saya membela diri dan menyerang mereka,” tambah Aiman.

Namun apalah daya dia hanya sendirian akhirnya kalah dengan ke 3 polisi itu kemudian di bawa ke polres batanghari

“Sekitar pukul 4 subuh saya dibawa ke Polres, dimasukkan ke dalam sel tahanan, dan saya sempat dipukuli polisi,” kata Aiman seraya memperlihatkan sejumlah luka-luka di tubuhnya.

Beberapa jam kemudian ayah aiman datang dengan membawa surat-surat sepeda motornya, karena terbukti kalau memang benar dia bukan pencuri maka aiman di lepaskan oleh polisi. Namun tidak sampai di sini keluarga aiman akan menuntut polisi karena telah menganiaya aiman di kantor polisi namun polisi membantahnya.

“Awalnya, ada laporan dari warga ke kantor polisi yang curiga dengan remaja yang mendorong sepeda motor jam 3 dini hari. Warga tersebut curiga yang dilihatnya adalah maling yang sedang membawa sepeda motor hasil curian,” ungkap Ghulam Nhabi kepada detikcom, Senin (2/11/2015).

Buser ditugaskan melakukan pengecekan ke lokasi yang dilaporkan warga. “Petugas mendapati orang yang dicurigai ini. Petugas sudah mengatakan dirinya polisi, tapi dia tidak percaya dan kemudian menyerang anggota kami. Akhirnya kami amankan ke kantor,” ujarnya.

Polisi melepaskan Aiman karena keluarga datang menunjukkan surat menyurat sepeda motor tersebut. “Karena dia bisa membuktikan bahwa kendaraan itu adalah benar miliknya, maka kami wajib melepaskannya,” ucapnya.

Ghulam membantah anggotanya memukul Aiman. Dokter sudah melakukan pemeriksaan dan tidak menemukan bekas-bekas pemukulan di tubuh Aiman.

“Tidak ada itu (pemukulan). Bisa dicek di CCTV. Selama di kantor Polres, kami memperlakukan dia (Aiman) dengan baik,” tegasnya.

Duh kok malah jadi menuntut balik nich, katanya memang prosedurnya seperti itu dan sudah benar menurut polisi namun dari pihak keluarga tidak terima wong anaknya tidak bersalah main tangkap dan di pukuli. Siapa juga yang mau di pukuli, dan semoga kasus seperti ini bisa selesai dengan baik dan tidak ada yang di rugikan lagi.

sumber di sini

17 Comments

  1. Jam 3 ga bawa stnk…. ?

    Anak alay itu juga salah…..

    Polisi juga salah….

    Mo nangkap maling doank….
    Ya pake seragam lah…..

    Ditanya identitasnya….

    Ya harus diperlihatkan, kaya difilm2 itu…

    Semuanya salah…..

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*