7 orang masih hidup walau sudah di kenai hukuman mati

tembak mati

Hello sobat semua, dimanapun anda berada. Hukuman mati memang di peruntukkan kepada orang yang memang benar-benar sudah tidak tidak dapat di ampuni akan kejahatanya. Namun apakah hukuman mati akan memberikan efek jera kepada para pelaku kejahatan? Bila di negara indonesia hukuman mati akan di tembak namun berbeda dengan negara-negara lain.

Ada kasus yang cukup menggelikan yakni orang yang di vonis hukuman mati dan kemudian dilaksanakan eksekusi namun akhirnya bisa selamat. dengan begitu berarti Tuhan belum berkehedak kalau dia akan mati. Maka setelah di eksekusi di bebaskan dan bebas dari segala ancaman hukuman. siapa kah orang-orang beruntung tersebut. cekibrot;

1. John Henry George Lee

Warga Torquay, Inggris, gempar dengan ditemukannya mayat Emma Keyse dalam kondisi mengenaskan. Tenggorokannya disayat, tubuhnya luka-luka oleh kapak, rumahnya pun dibakar. Peristiwa yang terjadi pada tahun 1884 itu berakhir dengan dihukumnya John Lee, salah satu pegawai di rumah Emma. Ia terbukti membunuh dan dijatuhi hukuman mati dengan cara digantung.

Anehnya, saat Lee akan digantung, papan di bawah kakinya yang seharusnya terbuka dan membuatnya tergantung, tidak berfungsi. Hal tersebut tidak hanya sekali namun hingga tiga kali. Akhirnya Lee dikembalikan ke sel dan hukumannya dikurangi menjadi penjara seumur hidup.

2. William Duell

Pada 1740, William Duell dijatuhi hukuman karena terbukti memperkosa dan membunuh seorang gadis di Tyburn, London. Rencananya, ia digantung bersama empat orang lainnya. Setelah dijatuhi hukuman gantung, tubuhnya dibawa ke bagian pemeriksaan untuk diperiksa.

Anehnya, mendadak salah satu petugas melihat ia kembali bernafas. Dua jam kemudian ia bisa duduk kembali. Malam itu juga, pemerintah memutuskan penangguhan hukuman Duell.

3. Elizabeth Proctor

Pada tahun 1692, Elizabeth Proctor dan suaminya dituduh sebagai penyihir di Salem. Mereka kemudian ditangkap dan diadili. Pengadilan memutuskan mereka bersalah dan dijatuhi hukuman mati. Elizabeth yang saat itu sedang hamil diberikan penundaan eksekusi sampai bayinya lahir sedangkan suaminya tetap dihukum.

Januari 1693, Elizabeth melahirkan seorang bayi laki-laki yang diberi nama John. Untunglah, saat itu pula gubernur Salem ditukar. Gubernur kemudian memerintahkan membebaskan tahanan yang dihukum tanpa bukti kuat. Elizabeth pun akhirnya bisa menghirup udara bebas bersama putranya.

4. Zoleykhah Kadkhoda

Seorang perempuan berusia 20 tahun dijatuhi hukuman mati dengan cara dirajam di Iran pada tahun 1997. Perempuan yang bernama Zoleykhah tersebut didakwa karena melakukan hubungan seksual di luar nikah. Pada hari pemutusan, ia dikubur hingga pinggang untuk dieksekusi.

Hukuman rajam pun dilakukan, namun hanya sebentar karena banyak penduduk yang protes. Awalnya ia dikira telah meninggal tapi ternyata ia kembali bernapas saat di rumah sakit. Pihak berwenang Iran kemudian membebaskan ia dari hukuman mati tersebut.

5. Wenseslao Moguel

Pada 18 Maret 1915, Moguel ditangkap saat berperang dalam revolusi Meksiko. Tanpa menjalani proses peradilan, ia langsung dijatuhi hukuman mati dan akan dieksekusi oleh regu tembak.

Anehnya, meski telah menerima 9 tembakan termasuk ke kepalanya, ia berhasil bangkit dan melarikan diri. Moguel pun tetap hidup meski mukanya rusak oleh peluru.

6. Willie Francis

Willie yang baru berusia 16 tahun dijatuhi hukuman mati pada tahun 1945 setelah terbukti membunuh seorang pemilik toko obat di Louisiana, Amerika Serikat. Pengadilan memutuskan ia bersalah dan akan dihukum mati menggunakan kursi listrik.

Eksekusi dilakukan pada tanggal 3 Maret 1946, Willie disetrum menggunakan listrik bertegangan tinggi. Anehnya, beberapa saat kemudian ia bergerak dan berontak. Ia pun berteriak bahwa ia belum mati dan tak ingin mati. Ia kemudian mengajukan banding.

7. Maggie Dikson

Pada tahun 1724, Maggie yang berselingkuh dengan anak pemilik penginapan tempat ia bekerja, melahirkan seorang bayi dari hasil perselingkuhan mereka. Maggie berhasil menyembunyikan kehamilannya dengan baik. Sayang, bayinya lahir prematur dan meninggal beberapa hari kemudian. Maggie pun membuang bayinya di sungai.

Akan tetapi, mayat bayinya ditemukan seseorang dan berhasil ditelusuri hingga ke Maggie. Ia diputuskan bersalah dan dijatuhi hukuman mati dengan cara digantung. Setelah eksekusi, tubuhnya dibawa ke pemakaman. Alangkah kagetnya orang-orang yang membawa peti mati saat mendengar ketukan dari dalam. Maggie ternyata masih hidup. Hukuman untuknya kemudian dibebaskan.

Begitulah gan kira-kira para kisah orang-orang yang beruntung namun ada juga yang sedikit konyol nich, tapi tidak tahu juga sich kalau indonesia bila masih hidup apakah akan terus dilanjutkan untuk di matikan. monggo di seruduk

sumber ; di sini

10353167_10204980720940496_2267204340929554170_n

salam kebo putih

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*