Waduh, pasang braket HP di motor bakal kena denda Rp.500 rb atau penjara

Choirilmoto.com

Pembaca setia, dapat info dari motorplus bahwasannya kemarin di berlakukannya operasi simpatik 2017 yang dimulai tanggal 1 maret hingga 21 maret 2017, dan di saat operasi simpatik ini menurut beberapa info tidak akan ada tilang hanya teguran saja tapi tidak taulah di lapangan apa benar seperti teori.

Menurut sumber motorplus bahwa aturan mengenai berkendara tidak boleh menggunakan alat komukikasi akan di tilang di denda atau di penjara kini sudah berlaku. Seperti ini aturannya ;

Pasal 279 UUD Lalu Lintas menyebutkan, ā€œSetiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang dipasangi perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan berlalu lintas sebagai mana dimaksud dalam pasal 58 dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan dan denda paling banyak Rp 500.000,- (lima ratus ribu rupiah)ā€.

Dan memang seharusnya seperti itu, karena sekarang ini banyak kendaraan roda 2 di pasangi braket bermacam-macan agar tetep bisa eksis padahal sangat bahaya. Kalaupun darurat ya mending minggir terlebih dahulu dan jangan sampai orang lain terkena imbasnya.

So jangan pasang braket handphone di sepeda motor anda jika tidak ingin di tilang di denda atau bahkan di penjara.

7 thoughts on “Waduh, pasang braket HP di motor bakal kena denda Rp.500 rb atau penjara”

  1. Lebai amat, klw buat navigasi ya sah sah aja pake begituan,, klw aku sih gak mau nandatanganin surat tilangnya biar pak pol ikut ke pengadilan šŸ˜‚. N lebih bahaya mana sama navigasi pake satu tangan. Think again klw buat peraturan. Mereka gak tau keadaan di lapangan seperti apa :p

  2. Keknya aparat ini nyari2 kesalahan terus yah. Mulai kenalpot racing aturan ga jelas patokan decibel nya dengan alat cek di lapangan, lalu aturan modifikasi yang dibatasi, lampu utama nyala terus siang-malam, trus sekarang bracket yg sangat memudahkan biar ga nyasar beda cerita kalo buat komunikasi di jalan loh.

    Orang2 Indonesia emang kreatif, namun aparat juga kreatif nyari penangkalnya jadi seperti susah liat orang lain senang duh semoga kedepan lebih baik dan ga ada aturan yang makin aneh2.

  3. Gw setubuh(maaf setuju), bagt apa yg pa hanjo jelaskan. Itu hanya pemanfaatan aturan aja oleh aparat kepolisian.dan di jelaskan “yang dpt menganggu berlalu lintas”. Contoh main game, jawab telp atau menelpon, wa an atu sms ab atau apalah yg membahayakan. Lalu apa salahnya kalo cuma buat cas atau navigasi????? Ini ada unsur udang di balik piring. Itu pasti. Kalo ini berlaku sama saja kembali ke JAHILIAH…..dmana selalu ada kesalahan dan tetep hanya aparat yg benar……

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *